Sebagai salah satu anggota tubuh yang terus terlihat dan
terletak di wajah, gigi memiliki andil yang sangat besar terhadap keindahan
penampilan kita, gigi seringkali menjadi sasaran utama dalam merubah penampilan,
hal ini sudah terjadi sejak ribuan tahun yang lalu, banyak ditemukannya kerangka
atau fosil manusia kuno dengan gigi yang sudah diberi aksesoris ataupun sudah
dihias menjadi bukti nyata bahwa gigi sudah diperhatikan sejak lama. Masyarakat
pada masa itu juga sudah mulai menggali dan mencari tahu bagaimana cara memutihkan gigi dengan cepat, mengingat belum ditemukanya pasta gigi dan
sikat gigi pada saat itu.

Gigi yang sehat dan terawat akan selalu terjaga warna dan
kecerahanya, memutihkan gigi hanya dilakukan jika warna gigi kita sudah
terlanjur pudar, atau tidak cerah lagi. Ada tiga makanan dan minuman yang sangat
cepat merubah warna gigi, yaitu kopi, coklat, teh dan juga rokok, kombinasi kopi
dan rokok dapat seketika anda lihat pada langit-langit gigi jika memang anda
adalah peminum kopi dan perokok berat maka akan sangat kesulitan walaupun
memakai cara memutihkan gigi dengan cepat secara kimiawi, seperti
bleaching misalnya.
Pengikisan lapisan terluar gigi secara terus menerus sebagai
akibat dari konsumsi asam berlebih, dan makanan panas serta dingin, perawatan
gigi yang tidak teratur juga disinyalir memperparah perubahan warna pada gigi,
sebagai akibat dari gigi yang tidak terawat maka lapisan gigi akan terkikis
sehingga sisa-sisa makanan dan bakteri dapat berkembang biak pada pori-pori
gigi, menjaga gigi agar tetap putih cemerlang memang memerlukan ketelatenan yang
luar biasa, tapi cara seperti ini akan lebih aman jika dibandingkan dengan cara
memutihkan gigi dengan cepat menggunakan teknik bleaching.
Bleaching merupakan cara memutihkan gigi dengan cepat
yang paling sering dilakukan oleh pasien, bleaching adalah metode mengikis
lapisan terluar gigi secara halus menggunakan proses kimiawi, bleaching terbukti
secara cepat memutihkan gigi anda, namun jika bleaching terlalu sering dilakukan
maka akan membuat lapisan email gigi kita berkurang drastis, gigi menjadi mudah
kropos dan lebih sensitif terhadap makanan yang panas maupun yang dingin.